Berikut adalah masalah-masalah utama yang paling sering terjadi di WordPress beserta langkah-langkah solusinya

  1. Error 500 Internal Server Error

Masalah ini biasanya disebabkan oleh berkas .htaccess yang rusak (corrupt), batas memori PHP (PHP Memory Limit) yang kurang, atau bentrok pada plugin/theme.

  • Reset .htaccess

Langkah awal

Masuk ke cPanel atau FTP, rename berkas .htaccess menjadi .htaccess_old. Coba buka kembali website. Jika normal, masuk ke Dashboard WordPress > Settings > Permalinks > klik Save Changes untuk membuat berkas .htaccess baru.

  • Naikkan Memory Limit PHP

Alternatif

Masuk ke cPanel atau FTP, rename berkas .htaccess menjadi .htaccess_old. Coba buka kembali website. Jika normal, masuk ke Dashboard WordPress > Settings > Permalinks > klik Save Changes untuk membuat berkas .htaccess baru.

Buka berkas wp-config.php, lalu tambahkan baris kode ini sebelum kalimat /* That's all, stop editing! */:

PHP

				
					define('WP_MEMORY_LIMIT', '256M');
				
			
  • Nonaktifkan Plugin

Jika masih error

Ubah nama folder wp-content/plugins melalui cPanel/FTP menjadi plugins_old untuk mematikan semua plugin sekaligus.

  1. White Screen of Death (WSoD) / Halaman Putih Polos

Kondisi di mana halaman website hanya menampilkan layar putih kosong tanpa pesan error. Ini umumnya dipicu oleh script PHP yang gagal atau penggunaan memori berlebih.

  • Aktifkan Mode Debug

Cari penyebab

Buka berkas wp-config.php melalui cPanel/FTP, ubah nilai WP_DEBUG dari false menjadi true:

PHP

				
					define('WP_DEBUG', true);
				
			

Lakukan refresh pada website untuk melihat pesan error spesifik yang muncul di layar.

  • Ganti Tema ke Default

Langkah isolasi

Masuk ke folder wp-content/themes/, lalu rename folder tema yang sedang aktif agar WordPress otomatis beralih ke tema bawaan (seperti Twenty Twenty-Four).

  1. Error Establishing a Database Connection

Artinya WordPress tidak bisa terhubung ke database MySQL. Penyebabnya bisa karena kredensial database salah atau server database down.

  • Cek Kredensial Database

Verifikasi wp-config.php

Buka wp-config.php dan periksa kembali detail berikut apakah sesuai dengan data di cPanel (MySQL Databases):

  • DB_NAME (Nama Database)
  • DB_USER (Username Database)
  • DB_PASSWORD (Password Database)
  • DB_HOST (Biasanya localhost)
  • Repair Database

Jika database corrupt

Tambahkan kode berikut ke berkas wp-config.php:

PHP

				
					define('WP_ALLOW_REPAIR', true);
				
			

Akses URL [domainAnda.com/wp-admin/maint/repair.php](https://domainAnda.com/wp-admin/maint/repair.php) lalu pilih Repair Database. Setelah selesai, hapus kembali kode tersebut dari wp-config.php.

  1. Error 503 Service Unavailable

Terjadi ketika server hosting tidak dapat memproses permintaan karena lalu lintas yang mendadak tinggi, kehabisan sumber daya (CPU/RAM), atau ada plugin yang mengalami looping.

  • Matikan Seluruh Plugin

Penyebab paling sering

Masuk ke cPanel > File Manager > wp-content/, ubah nama folder plugins menjadi plugins_deactivated.

  • Cek Sumber Daya Server

Verifikasi hosting

Masuk ke cPanel dan periksa grafik Resource Usage. Jika CPU atau RAM menyentuh batas 100%, konsultasikan ke pihak penyedia hosting atau pertimbangkan untuk melakukan upgrade paket.

  1. Terkunci di “Briefly Unavailable for Scheduled Maintenance”

Pesan ini muncul ketika proses pembaruan (update) plugin, tema, atau core WordPress terputus di tengah jalan.

  • Hapus Berkas .maintenance

Solusi instan

Buka cPanel / FTP di direktori utama website (public_html), pastikan fitur Show Hidden Files aktif, lalu hapus berkas bernamakan .maintenance.

  1. Gambar Tidak Bisa Diunggah (Upload Failed)

Masalah ini biasanya disertai pesan "Unable to create directory..." yang disebabkan oleh kesalahan hak akses folder (file permissions).

  • Atur Hak Akses Folder

File Permissions

Masuk ke cPanel > File Manager > wp-content/, ubah nama folder plugins menjadi plugins_deactivated.

Buka FTP atau cPanel File Manager:

  • Setel izin folder wp-content/uploads ke 755.
  • Setel izin berkas di dalamnya ke 644.
Bagikan halaman ini